Minister Hanif about China Viral foreign workers: They are professionals
Top eight Design Tips to Consider When Building Your New HomeAre you making plans to build a brand new home? Then be sure to study the suggestions from domestic constructing expert Metricon, certainly one of Australia’s leading domestic builders specialising in current and modern houses. If you need your private home to be as purposeful as viable, the subsequent pinnacle eight designs guidelines will put you at the proper path.
The Open Floor Plan
Anyone constructing a new home need to consider an open floor plan, as it creates a bigger residing location to entertain in and a versatile space. An open floor plan is each practical and alluring to households, as it brings all the dwelling regions within the house into one large space. Metricon’s Chicago display home is one of the many designs which provide open plan modern-day living which gives the main residing regions connectivity, giving a feel of area to your home layout.

Bekasi - Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri mengatakan, tenaga kerja aneh atau TKA China yang viral di media umum sedang mengukur tanah di Jatimulya, Bekasi merupakan karyawan dari PT. Sinohydro. Perusahaan ini yakni vendor PT Kereta Cepat Indonesia China yang menggarap proyek kereta cepat Jakarta-Bandung.
“Sudah ada klarifikasi dari PT. Sinohydro dan KCIC," kata Hanif Dhakiri di sela pembukaan Job Fair di Balai Besar Pendidikan Latihan Kerja, Bekasi, Rabu, 19 September 2019.
Menurut dia, TKA yang direkam oleh warga Jatimulya kemudian viral, tak bermasalah. Mereka mengantongi izin sesuai yang diterbitkan oleh Kementerian Tenaga Kerja.
Soalnya, tiga dari empat orang yakni tenaga hebat di bidang geologis engineer, geodetic engineer, dan survey engineer. "Kalau dilihat dari jabatannya, mereka yakni tenaga kerja yang profesional," kata dia.

Ia mengatakan, para TKA tersebut sedang melaksanakan pekerjaannya yaitu mengukur tanah untuk memilih kekuatan pondasi kontruksi jalur kereta api cepat Jakarta-Bandung.
"Pekerjaan ini melibatkan tenaga ahli, jadi dari sisi keberadaannya tidak masalah, jabatannya juga tidak masalah," ujar Hanif.
Ia mengatakan, tak seharusnya TKA tersebut viral di media sosial, jikalau tenaga kerja pendamping mampu menjelaskan kepada masyarakat wacana keberadaannya. Apalagi, kata dia, di lokasi tersebut sedang proses pembebasan lahan.
"Karena tak mampu menjelaskan, sehingga menjadikan kecurigaan, dikesankan ilegal, tenaga kasar," kata Hanif.
Hanif juga membenarkan TKA asal China yang merupakan pegawai dari PT. Sinohydro itu sempat dibawa oleh Kantor Imigrasi Kelas II Karawang pada awal pekan ini.
Namun, sebab dokumennya lengkap, TKA China yang jadi viral itu dilepaskan kembali. Keenamnya yakni Fu Zhibo, Wu Min, Shen Li, Tan Yunbo, Lan Zhibing, dan Tian Zhi Guo.
Sumber : Tempo.co
