KODE Dfp 1 Kisah Gelandangan yang Jadi Miliarder Berkat Jualan Air Mineral | News Tentang Rasa

Kisah Gelandangan yang Jadi Miliarder Berkat Jualan Air Mineral

KODE 200x200
KODE 336x320 atau in artikel
Top eight Design Tips to Consider When Building Your New Home
Are you making plans to build a brand new home? Then be sure to study the suggestions from domestic constructing expert Metricon, certainly one of Australia’s leading domestic builders specialising in current and modern houses. If you need your private home to be as purposeful as viable, the subsequent pinnacle eight designs guidelines will put you at the proper path.
The Open Floor Plan
Anyone constructing a new home need to consider an open floor plan, as it creates a bigger residing location to entertain in and a versatile space. An open floor plan is each practical and alluring to households, as it brings all the dwelling regions within the house into one large space. Metricon’s Chicago display home is one of the many designs which provide open plan modern-day living which gives the main residing regions connectivity, giving a feel of area to your home layout.
Sturt Hinton, gelandangan yang jadi miliarder (news.co.au)
Less Is More
According to Metricon, the time of cluttered houses is lengthy over, which is why it's far crucial to include lots of built in garage area to your new home layout. To avoid making your room feel cluttered look at including functional wardrobes, cupboards and shelving into your new home. At Metricon, we contain many garage options in our designs for all regions of the house. So whether you're constructing a residence just for your self or a big circle of relatives, we will offer you with all the storage options you need, from walk in robes to butler's pantries.
Sidney - Nasib dan suratan takdir seseorang memang tidak ada yang tahu. Namun dengan usaha dan jiwa pantang menyerah, bukan tidak mungkin kesuksesan bisa digapai.

Hal inilah yang dialami oleh seorang pria asal Australia, Sturt Hinton. Banyak orang kini mengenal Hinton sebagai salah seorang miliarder. Tapi sedikit yang tahu bahwa Hinton harus melewati jalan penuh liku demi bisa berdiri di posisinya sekarang.

Awalnya Hinton memang pernah bekerja sebagai seorang sales di sebuah merek fashion, namun Hinton memutuskan keluar demi mengejar mimpinya sebagai seorang pebisnis.

Saya merupakan sales dengan prestasi baik. Namun saya merasa hidup yang dijalani sangat hambar sehingga saya memutuskan keluar dan mengejar apa yang selama ini diinginkan," kata Hinton seperti dilansir dari Sunshinecoastdaily.com.au, Rabu (28/2/2018).

Saat pulang ke kampung halaman, ia berhasil menemukan inspirasi untuk berbisnis. Hinton memutuskan untuk berjualan air mineral botolan yang dinamakan Frequency H20.

"Keluarga saya berasal dari Noosa, Australia. Saya sempat berada di sana selama beberapa bulan dan mendapat inspirasi dari produk yang ingin saya jual, yakni sebuah air minum" jelas Hinton.

"Demi membuat produk ini, saya menggunakan seluruh uang tabungan yang selama ini dikumpulkan. Saya lalu pergi ke Sidney untuk menjualnya," lanjut dia lagi.

 Sempat jadi gelandangan
Setelahnya, tantangan demi tantangan Hinton hadapi agar produknya bisa laku di pasaran. Hinton bahkan sempat mencicipi hidup sebagai seorang gelandangan atau tunawisma. Ia hidup di jalan dan tidur di lantai selama satu tahun demi menjajakan produk hasil buatannya sendiri dari pintu ke pintu.

"Saya membutuhkan waktu satu tahun untuk menjual produk ini dari pintu ke pintu. Semua orang menolaknya, tapi saya tahu harus tetap berusaha," cerita Hinton.

"Saya bahkan pernah di titik di mana saya tidak memiliki uang lagi. Untuk makan saja susah," pungkas dia.

Sedikit demi sedikit usaha dan kerja kerasnya akhirnya membuahkan hasil. Produk air minum Frequency H20 mulai dikenal masyarakat.

Titik balik kesuksesannya adalah ketika banyak selebriti bersedia untuk meng- endorse produk ciptaannya. Hingga saat ini terhitung artis-artis ternama Hollywood sudah jadi konsumen setianya seperti Katy Perry dan Ruby Rose.

Air minum tersebut juga dinobatkan sebagai air minum botolan terbaik di Australia. Hinton kini tengah bersiap untuk memasukkan produknya ke pasar Amerika serikat.

"Saya sangat bersyukur bisa memiliki keberanian untuk mengikuti passion dan impian saya. Saya harap cerita ini bisa menginspirasi orang lain untuk melakukan hal yang sama," tutup Hinton.


Sturt Hinton, gelandangan yang jadi miliarder (news.co.au)


Sidney - Nasib dan suratan takdir seseorang memang tidak ada yang tahu. Namun dengan usaha dan jiwa pantang menyerah, bukan tidak mungkin kesuksesan bisa digapai.

Hal inilah yang dialami oleh seorang pria asal Australia, Sturt Hinton. Banyak orang kini mengenal Hinton sebagai salah seorang miliarder. Tapi sedikit yang tahu bahwa Hinton harus melewati jalan penuh liku demi bisa berdiri di posisinya sekarang.

Awalnya Hinton memang pernah bekerja sebagai seorang sales di sebuah merek fashion, namun Hinton memutuskan keluar demi mengejar mimpinya sebagai seorang pebisnis.

Saya merupakan sales dengan prestasi baik. Namun saya merasa hidup yang dijalani sangat hambar sehingga saya memutuskan keluar dan mengejar apa yang selama ini diinginkan," kata Hinton seperti dilansir dari Sunshinecoastdaily.com.au, Rabu (28/2/2018).

Saat pulang ke kampung halaman, ia berhasil menemukan inspirasi untuk berbisnis. Hinton memutuskan untuk berjualan air mineral botolan yang dinamakan Frequency H20.

"Keluarga saya berasal dari Noosa, Australia. Saya sempat berada di sana selama beberapa bulan dan mendapat inspirasi dari produk yang ingin saya jual, yakni sebuah air minum" jelas Hinton.

"Demi membuat produk ini, saya menggunakan seluruh uang tabungan yang selama ini dikumpulkan. Saya lalu pergi ke Sidney untuk menjualnya," lanjut dia lagi.

 Sempat jadi gelandangan
Setelahnya, tantangan demi tantangan Hinton hadapi agar produknya bisa laku di pasaran. Hinton bahkan sempat mencicipi hidup sebagai seorang gelandangan atau tunawisma. Ia hidup di jalan dan tidur di lantai selama satu tahun demi menjajakan produk hasil buatannya sendiri dari pintu ke pintu.

"Saya membutuhkan waktu satu tahun untuk menjual produk ini dari pintu ke pintu. Semua orang menolaknya, tapi saya tahu harus tetap berusaha," cerita Hinton.

"Saya bahkan pernah di titik di mana saya tidak memiliki uang lagi. Untuk makan saja susah," pungkas dia.

Sedikit demi sedikit usaha dan kerja kerasnya akhirnya membuahkan hasil. Produk air minum Frequency H20 mulai dikenal masyarakat.

Titik balik kesuksesannya adalah ketika banyak selebriti bersedia untuk meng- endorse produk ciptaannya. Hingga saat ini terhitung artis-artis ternama Hollywood sudah jadi konsumen setianya seperti Katy Perry dan Ruby Rose.

Air minum tersebut juga dinobatkan sebagai air minum botolan terbaik di Australia. Hinton kini tengah bersiap untuk memasukkan produknya ke pasar Amerika serikat.

"Saya sangat bersyukur bisa memiliki keberanian untuk mengikuti passion dan impian saya. Saya harap cerita ini bisa menginspirasi orang lain untuk melakukan hal yang sama," tutup Hinton.




Sumber : Liputan6.com (Vina A Maulina)
Kode 300 x 250
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==
Kode DFP2
Kode DFP2